Hadiah Liburan Terbaik
Hadiah Liburan Terbaik
Halo nama saya Ghaza Fahrezi dari kelas 8C absen
18 saya biasa dipanggil Ghaza. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman
liburan saya. Kalian sudah tidak sabarkan? Mari kita mulai!
Liburan kali ada dua moment yang menyenangkan bagiku.
Salah satunya adalah kompetisi Liga DKI 7 di GOR Ciracas lalu liburan ke
kampung Kakek yang berada di Sumedang.
Hobbyku adalah Tae Kwon Do, jadi ketika ada
turnamen aku usahakan bisa ikut. Pada tanggal 15 Juni 2024 itu adalah jadwalku
untuk bertanding di Liga Taekwondo Dki Jakarta Series 7 Kategori Cadet Putra
Under 41. Aku berangkat pagi pagi sekitar jam 5.30 agar mendapatkan parkir dan
bisa melakukan pemanasan terlebih dahulu.
Pertandingan kali ini diadakan di Gor Ciracas, Jakarta Timur.
Hari itu aku mendapatkan jadwal empat kali
tanding untuk memperebutkan Juara 1 atau Medali Emas. Satu per satu aku
memenangkan pertandingan. Lawan lawanku merupakan pemain terbaik di liga
sebelumnya. Aku mengikuti arahan dari pelatih untuk melakukan serangan serangan
yang tepat.
Tiba saatnya aku masuk ke Final. Adrenalinku
semakin terpacu, aku tidak boleh lengah dan harus lebih focus, karena ini
adalah pertandingan penentuan. Berkat usaha dan doa dari semua
keluarga dan teman temanku aku pun menjuarai pertandingan itu, Juara 1 Liga 7
Tae Kwon Do. Dan yang paling mengejutkan bagiku adalah terpilih menjadi the
Best Player Male Cadet. Aku pun terharu karena mengingat aku sudah lama
menunggu momen ini. Ini adalah salah satu pengalaman terbaik dalam hidupku.
Teman-teman dari klub ku menyoraki dan menyemangatiku ketika namaku dipanggil
ke Podium untuk menerima Piala dan Medali Emas.
Lanjut cerita, sisa liburanku aku habiskan di
Sumedang. Kampungku berada di Sumedang, Jawa Barat. Sumedang tidak seramai
Bandung, di sini terdapat kampus yang terkenal yaitu ITB. Ini adalah kampung
dari keluarga pihak Ayahku. Hampir tiap tahun aku mudik ke sana. Disana aku
bertemu nenek buyutku yang usianya sudah hampir 100 tahun. Sumedang terkenal
dengan tahu khasnya. Bagiku suasana pedesaan sangat menenangkan. Di depan rumah
nenekku masih terhampar persawahan dan sejauh mata memandang akan terlihat
bukit dan pegunungan. Di Sumedang, biasanya tiap rumah mempunyai
kolam Ikan Mas.
Ketika keluarga dari kota datang ke sana, keluarga
di kampung akan menyiapkan hidangan yang sangat lezat yaitu ikan Mas goreng
yang diambil dari kolam sendiri. Selain ikan biasanya yang wajib ada adalah
sambal, tahu dan sayuran. Kadang Ikan Masnya juga dibuat Pepes Ikan. Kami makan
bersama-sama dengan menggelar tikar.
Perjalanan dari Jakarta ke sumedang kira kira
sekitar tiga – empat jam ditempuh dengan mobil. Sekarang
sudah ada Tol Cisumdawu, membuat perjalanan menjadi singkat. Hari ini pertama,
biasanya ketika kami sudah sampai ke kota Sumedang kami mencicipi restoran
sederhana yang menyediakan makanan khas kampungku yaitu tahu sumedang. Rasanya
sangat enak, asin, gurih dan renyah, berbeda dengan tahu Sumedang di
Jakarta. Hari kedua, barulah petualangan si bolang dimulai. Aku melakukan banyak
aktivitas seperti berenang di sungai, pergi ke sawah dan kebun. Pokoknya aku
suka sekali berjalan kaki menyusuri alam di sana. Hari ketiga, barulah kami
mencari tempat wisata dan restoran yang sedang viral. Bundaku selalu tahu
tempat baru yang sedang ramai dan enak.
Di malam hari aku menginap di rumah nenekku, dan suhu disana lebih
dingin dari pada di Jakarta. Kami tidur beramai ramai di ruang keluarga
berhamparan kasur. Di kampung jarang sekali kami tidur di kamar, kamar hanya
tempat untuk menaruh koper baju saja. Sebelum tidur biasanya kakekku bercerita
masa kecilnya. Di hari terakhir aku dan keluargaku pergi ke pusat oleh oleh
untuk membeli oleh oleh yang akan di bawa untuk tetangga dan keluarga di
Jakarta.



Comments
Post a Comment