Liburan ke Sumedang Kota Tahu
Liburan ke Sumedang Kota Tahu
Halo nama saya Ghaza Fahrezi dari kelas 8C absen 18 saya biasa dipanggil Ghaza. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman liburan saya. Kalian sudah tidak sabarkan? Mari kita mulai!
Kampungku
berada di Sumedang, Jawa Barat. Ini adalah kampung dari keluarga pihak Ayahku.
Hampir tiap tahun aku mudik ke sana. Disana aku bertemu nenek buyutku yang usianya sudah
hampir 100 tahun. Sumedang terkenal dengan tahu khasnya. Bagiku suasana pedesaan
sangat menenangkan. Di depan rumah nenekku masih terhampar persawahan dan sejauh
mata memandang akan terlihat bukit dan pegunungan. Di Sumedang, biasanya tiap rumah
mempunyai kolam Ikan Mas.
Ketika
keluarga dari kota datang ke sana, keluarga di kampung akan menyiapkan hidangan
yang sangat lezat yaitu ikan Mas goreng yang diambil dari kolam sendiri. Selain
ikan biasanya yang wajib ada adalah sambal, tahu dan sayuran. Kadang Ikan
Masnya juga dibuat Pepes Ikan.
Perjalanan dari Jakarta ke sumedang kira kira sekitar tiga – empat jam ditempuh dengan mobil. Sekarang sudah ada Tol Cisumdawu, membuat perjalanan menjadi singkat. Hari ini pertama, biasanya ketika kami sudah sampai ke kota Sumedang kami mencicipi restoran sederhana yang menyediakan makanan khas kampungku yaitu tahu sumedang. Rasanya sangat enak, asin, gurih dan renyah, berbeda dengan tahu Sumedang di Jakarta. Hari kedua, barulah petualangan si bolang dimulai. Aku melakukan banyak aktivitas seperti berenang di sungai, pergi ke sawah dan kebun. Pokoknya aku suka sekali berjalan kaki menyusuri alam di sana. Hari ketiga, barulah kami mencari tempat wisata dan restoran yang sedang viral. Bundaku selalu tahu tempat baru yang sedang ramai dan enak.
Di malam hari aku menginap di rumah nenekku, dan suhu disana lebih dingin dari pada di Jakarta. Kami tidur beramai ramai di ruang keluarga berhamparan kasur. Di kampung jarang sekali kami tidur di kamar, kamar hanya tempat untuk menaruh koper baju saja. Sebelum tidur biasanya kakekku bercerita masa kecilnya. Di hari terakhir aku dan keluargaku pergi ke pusat oleh oleh untuk membeli oleh oleh yang akan di bawa untuk tetangga dan keluarga di Jakarta.
Liga 7 DKI Tae Kwon Do
Pada tanggal
15 Juni 2024 itu adalah jadwalku untuk bertanding di Liga Taekwondo Dki Jakarta
Series 7 Kategori Cadet Putra Under 41. Aku berangkat pagi pagi sekitar jam
5.30 agar mendapatkan parkir dan bisa melakukan pemanasan terlebih dahulu. Pertandingan kali ini diadakan di Gor Ciracas,
Jakarta Timur.
Walaupun sudah
melakukan persiapan yang matang aku tetap merasa gugup namun orang tuaku
menyuruhku untuk berdoa dan berkata
untuk tidak peduli dengan siapapun
yang akan menjadi lawanku nanti yang terpenting adalah kamu tidak akan ada penyesalan
karena sudah melakukan yang terbaik. Orang tua dan pelatihku meyakinkanku untuk
percaya diri dan mereka juga mengatakan
tugasku hanya berdoa dan berusaha hasilnya sudah ada di tangan Allah SWT.
Sesampainya di
GOR Ciracas, aku pun bersiap siap untuk bertanding aku melakukan beberapa
stretching agar tidak kaku saat bertanding. Setelah menunggu satu jam akhirnya
tiba saatnya untuk aku turun ke arena tanding. Hari itu aku mendapatkan empat
kali tanding untuk memperebutkan Juara 1 atau Medali Emas.
Satu per satu
aku memenangkan pertandingan. Lawan lawanku merupakan pemain terbaik di liga
sebelumnya. Aku mengikuti arahan dari pelatih untuk melakukan serangan serangan
yang tepat. Dalam Tae Kwon Do dibutuhkan stamina yang kuat agar tidak kelelahan.
Dalam satu pertandingan terdiri dari 3 babak jika nilainya seri di babak satu
dan dua. Beberapa kali aku berhasil mengenai kepala lawan yang membuat poinku
semakin unggul. Tiba saatnya aku masuk ke Final. Adrenalinku semakin terpacu,
aku tidak boleh lengah dan harus lebih focus, karena ini adalah tertadingan
penentuan. Berkat usaha dan doa dari
semua keluarga dan teman temanku aku pun menjuarai pertandingan itu, Juara 1
Liga 7 Tae Kwon Do. Dan yang paling mengejutkan bagiku adalah terpilih menjadi
the Best Player Cadet Pria. Aku pun terharu karena mengingat aku sudah lama
menunggu momen ini. Ini adalah salah satu pengalaman terbaik dalam hidupku. Teman-teman
dari klub ku menyoraki dan menyemangatiku ketika namaku dipanggil ke Podium
untuk menerima Piala dan Medali Emas.

Comments
Post a Comment